BUKAN HANYA ALAMKU

14 07 2009


Kertas-kertas berhamburan di sekitarku

Tak puas akan tulisan yang kubuat

Semuanya tak bisa menggambarkan perasaan

Kekalutanku, kemarahanku, kekesalanku

Setiap hari mulutku berbusa

Menceramahi setiap orang yang kukenal

Kuingatkan akan kegawatan bahaya ini

Bahaya pemanasan global

Tak boleh ini, tak boleh itu

Jangan begini, jangan begitu

Sepertinya semua usaha telah kucoba

Tapi, begitu banyak yang keras kepala

Manusia memang seperti itu

Keras kepala

Tak peduli lebih tepatnya

Padahal semua itu kulakukan untuk kebaikan

Bagaimana mungkin kehidupan akan berubah

Beetransformasi jadi lebih baik

Jika dalam pikiran mereka hanya keegoisan

Yang mengalir dalam darah hanya ketakpedulian

Aku yang benar sendiri di sini

Akulah yang kan jadi pahlawan alam ini

Lihat saja, mereka akan berterima kasih padaku

Karena perubahan yang kulakukan

Tiba-tiba kebanggaanku rontok

Ibarat tulang osteoporosis di iklan susu itu

Rasa malu menjalar ke seluruh tubuh

Meluluhlantakkan egoku

Mereka bilang aku yang sok pahlawan

Padahal sampah kertas yang kubuang

Yang kusia-siakan

Sama dengan menghabiskan pohon dengan sia-sia

Kertas-kertas tadi

Yang kuserakkan di lantai kamarku

Memenuhi meja belajarku

Hanyalah untuk keegoisanku

Aku yang sok merasa benar ini

Malah melakukan kesalahan yang sama

Dengan mereka

Orang di luar sana

Aku seharusnya berkaca diri

Kesombongan yang mengaliri darahku

Bukanlah hal terpuji

Lebih baik aku bergabung dengan organisasi yang ada

Yang benar-benar peduli

Tak usahlah aku sok pahlawan sendiri

Ya, karena ini bukan hanya alamku

Tapi alam kami semua

Bukan hanya untuk kehidupanku

Tapi kehidupan kami, tentu saja

_Isti_





SIKAP YANG TEPAT GUNA

14 07 2009


Kata-kata kadang tak berguna memang

Seringkali tak dibarengi sikap yang berarti

Ketakutan melaju cepat dalam diri

Ketakutan akan bencana

Padahal semua itu terjadi karena ulah kita

Kesadaran akan hal itu memang diperlukan

Semua bencana alam dipicu oleh keegoisan kita

Banjir, kebakaran hutan, apalagi?

Mungkin saatnya kita membungkam mulut

Daripada hanya menyalahkan dan menyesal

Rupanya kata-kata ajakan lebih tepat guna

Tentu contoh sikap bermakna

Untuk memperbaiki semua

Aku tak ingin lagi menyaksikan penderitaan anak-anak

Karena kehilangan barang berharganya

Akibat air yang menenggelamkan dan menyapu semua yang tersisa

Tak suka aku membayangkan orang tua menekan dadanya

Karena tak bisa bernapas dengan sehat

Akibat polusi menghitamkan oksigen yang tadinya tak berwarna

_Isti_





KEKUATAN LUAR BIASA

14 07 2009

Karbon dioksida berputar-putar di napasku

Sesak aku dibuatnya

Tanganku meronta, menggapai-gapai

Kucoba mencari-cari oksigen

Masih tak berwarna atau sudah habis semua

Saat aku tersadar, aku ada di lapangan luas

Yang sepertinya pernah jadi hutan

Penuh bekas pohon besar digergaji mesin

Tak kupikirkan lagi lingkaran di pohon

Yang menunjukkan usianya yang sangat tua

Kenapa kakiku terendam? Ini hutan atau kolam renang

Tak ingin aku membayangkan semua itu terjadi nanti

Lebih baik aku mulai memperhatikan lingkunganku

Alam terkecil yang bisa mencegah semua bayangan menakutkan itu

Usaha terkecilku mampu menjadi kekuatan besar

Memperbaiki semua ini

Apalagi usaha yang lebih besar tentu saja mampu berkembang

Ya, berkembang menjadi kekuatan luar biasa

Tentunya dengan bantuan manusia lain

Kekuatan yang luar biasa besarnya

Dan besar luar biasanya

_Isti_





TUNJUKKAN JALAN KELUAR

14 07 2009

Aku bangun dari tidur panjangku

Kaget mendengar suara mahluk kecil itu

Memekakkan gendang telingaku

Suara apa itu, tak kukenal

Kaget itu berubah

Tak ada lagi kata yang sanggup menerobos mulutku

Semua terpasung, terkungkung

Pedih menyeruak dari diriku

Hantaman penderitaan seolah menghancurkanku

Musik yang sama sekali tak menarik itu

Dia dendangkan tanpa henti

Sambil menunggu kendaraan berhenti

Aku ada dimana sebenarnya

Ternyata hanya dalam bis sesak penumpang

Yang pusing mendengarkan suara pengamen kecil serak

Aku duduk di sini

Menyandang ransel berisi pengetahuan dan materi

Usiaku tak lebih tua dari dia

Tapi, nasib kami begitu berjarak

Seolah terpisah panjangnya tembok Cina

Dia di sini, aku berdiri di sisi sana

Kumal, tak pernah sekolah sepertinya

Merangkak, meraba-raba senar

Yang tak pernah dia pelajari satu not pun

Pedih mengiris-iris tubuhku

Ulu hatiku terkena pukulan gada

Sadar aku begitu banyak jenis mereka di luar kehidupanku

Meski ada juga yang nasibnya lebih beruntung dariku

Aku berteriak-teriak

“ Tunjukkan jalan keluar!”

Bahuku diguncang tangan lembut

Senyum ibuku mengembang di kursi sebelahku

Aku ternyata masih tidur

Meski semua yang kulihat bukan mimpi

Ya, tunjukkanlah jalan keluar bagi mereka

Karena ku masih belum bisa berbuat apa-apa untuk mereka

Anak-anak jalanan

Yang mungkin tangan lembut ibu saja tak pernah dirasakan

Tiba-tiba tangisku pecah

Ku hanya bisa menangis dan berdoa untuk mereka

Yang bisa mengecap kehidupan lebih layak

Dengan bantuan para kaya di sini

Yang tersebar di mana-mana

Pasti ada jalan keluar

_Isti_





pemilu 9 april

6 04 2009

sehari setelah usiaku bertambah adalah hari di saat orang menentukan masa depannya dengan mencontreng salah satu gambar yang ada di TPS. tapi ternyata bertambahnya usiaku tak membuatku bisa lebih bijak memilih. bahkan saat ini, aq masih belum memutuskan untuk memilih atau memilih golput…

begitu bnayak photo calon terpampang di setiap sudut jalan, di mana pun selalu ada. bahkan lebih banyak dari gambar iklan yang biasanya ada. hal itu malah membuatku ragu akan niat mereka. aq tahu, aq tak berhak meniai, bahkan tak berhak su’dzhon pada mereka. meskipun mungkin memang banyak di antara mereka yang berharap mendapat hasil(dibaca:uang) untuk menutupi modal kampanye yang sudah mereka keluarkan. bukan rakyat yang mereka keluarkan, tapi kesejahkteraan. kesejahteraan mereka sendiri..

siapa sih aq, bisanya hanya mengkritik dan mencurigai mereka saja. tapi aq merasa pilihan seperti apa yang harus aq ambil dalam menghadapi pemilu nanti. rasanya seperti mendapat buah simalakama, yang menjadikan kuta serba salah, alias mundur kena, maju kena. saat kita memilih golput, maka sepertinya qta membuka jalan bagi partai yang punya uang lebih atau cara “hebat” untuk menaklukkan rakyat banyak, tapi partai yang tidak bertanggung jawab yang menang. tapi toh sepertinya belum tentu juga pilihan kita itu benar, pilihan kita dapat membuat nasib indonesia berubah..

mungkin buat semua orang yang sudah mempunyai piliha, pikirkan kembali, dan pilihlah sebenar mungkin..

karena, aq di sini,menjelang pemilu ini, masih berpikir tindakan apa yang harus kuambil…

meski tentu keinginanku sam seperti yang lainnya. sama2 menginginkan perubhan positif yang berarti di Indonesia ini….

_isti_





lupa nulis..

20 03 2009

wah, udah ada mainan baru, apapun itu, fs, fb, games papun lah..

jadinya lupa nulis..udah lama aq g nulis di sini. terkadang keasyikan m sswt yg br, jdna lupa ma hal yg biasa dilakuin..

emg kbnyakan orang kyk gtu..

di selitarku jg lagi bnyak orang yg asyik ngenet, tp buikan liat tugas hehe..

hm. ni termasuk hal baik atw gak ya..

tp tentunya klo aq ngabisin waktu buat ngenet tp g ngerjain hal lain, itu mungkin g baik ya..

trus, kmrn2 br sadar, ada byk hal yg aq lupain hoho..

balik lagi deh, mw sibuk d suatu hal, jgn lupain hal yg lbh prioritas..

_isti_





bakat musik

12 02 2009

setiap orang memiliki kepintaran dalam bidang yg berbed (baca bukunya born to be a genius)..bnyak jenis kepintaran. jd klo ad tmn qta yg sma sekali g ngti matematika, atau yg g nyambung klo diajak ngomong fisika, bukan berarti dy “bodoh”. tp itu berarti dy punya kepintran d bidang lain, seni misalnya..

dan aq g th, kykny bakat musik g aq miliki deh. atau klo ad jg cuma dikit, krn yg aq punyai cuma bakat menikmati musik hehe..atau paling banter menyanyikan lagu orang yg bisa bikin orang yg denger pusing..dan barusan aq liat seseorang yg menciptakan lagu dan memiliki suara indah, di kampus ku, dy anak Blue Hikers, anak gunung tuh..di sekitarku, ada orang2 yg memiliki bakat khusus dalam musik. bikin iri kadang2. hrbat bgt y mereka. y jauhnya seh, seniman2 hebat yg berkarya, atau penyanyi2..aq di sini tinggal menikmatinya..

tp mskipun aq tak memiliki bakat itu, bukan berarti aq iri bgt dan malah g mengahargai bakat yg qta miliki..

y buat diri ini khususnya, gali deh bakat, potensi yg qta miliki. kali az ternyta bisa lebih indah dan unik..klo pun, bakatnya g gtu, y qta hrus mensyukuri bakat yg qta miliki..asah deh..mudah2an bisa bermanfaat dalam hidup..amin(ayo isti!)





tak pernah puas (part 2)

27 01 2009

masih membicarakan hal yang sama. ketidakpuasan lagi. jangan2 aq yang tak pernah puas pada keadaan diriku hingga tulisan ini kubuat. tapi tak mesti jadi maslah kan, toh aq memang ingin menuliskannya..

ketidakpuasan memang menyerang semua orang. makanya Rasul meminta kita untuk bersikap qna’ah (merasa cukup). kita mestinya bersyukur dengan apa yang kita miliki. tapi, qona’ah bukan berarti merasa puas dengan kebodohan, dengan kemiskinan. kita pun diharuskan meningkatkan derajat kita, dalam hal kepintaran misalnya.

sepertinya hal yang patut kita pikirkan bukan kenapa manusia selalu tidak puas, tapi bagaimana ketakpuasan itu bisa dihadapi dengan arif. ketakpuasan mana yang harus ditindaklanjuti dengan usaha memperbaiki diri, ketakpuasan mana yang sepantasnya kita lupakan dan n=mengubahnya dengan sika qona’ah (merasa cukup) dan bersyukur dengan apa yang kita miliki..

tentunya para pemabaca semua mengerti apa yang saya maksud (hehe, pembaca mana atuh..). ya, setiap kita harus menyikapinya dengan baik, hingga memunculkan sikap yang tepat dan perbaikan yang lebih menyenangkan, tentunya..

karena terkadang ketakpuasan dalam hal kekayaan (misalnya iri dengan kekayaan orang lain), bisa-bisa malah membuat kita menderita dan penuh penyesalan..

aq tak berniat menjadi orang yang sok bijak dalam hal ini, tapi toh kalau bisa berbagi, kenapa tidak kita lakukan. aq pun masih manusia yang belajr, dan menerapkan apa yang aq anggap benar dalam kehidupan. mari kita saling melengkapi dalam ketakpuasan kita, dan mensyukuri kebaikan2 yang kita terima..

_isti_





tak pernah puas (part 1)

27 01 2009

aq pernah menyinggung judul di atas, tentang naluri manusia, yang merasa tak pernah puas. saat ini, aq ingin menghubungkannya dengan perkara korupsi yang semakin merajalela, di negeri tetangga, maksu tuh di negeriku. sepertinya hal yang cukup kuat menjadi pendorongnya adalah ketidakpuasan..

c A yang bejalan, meras iri melihat orang yang punya sepeda. yang punya sepeda tidak puas melihat temannya punya motor. kemudian, orang yg punya motor, merasa iri saat menyadari ternyata motor sepupunya bermerk lebih bagus, berharga lebih mahal dan terlihat lebih macho saat dikendarai. setelah itu, saat dia memiliki mobil, kesal juga tetangganya memarkir mobil lebih mewah, dan saat dia punya mobil mewah, dia merasa dunia tak adil, karena tak dinyana sahabatnya memiliki mobil lebih banyak…

sebenarnya apa yang dirasanya tak adil?sebenarnya dia melihat ke bawah atau tidak?mungkin dia lupa, orang lain bahkan mengais tong sampah hanya untuk mengisi perutnya setelah dua hari melenggang berjalan tak mendapatkan pekerjaan yang layak, tak mendapatkan uang sedikitpun..

maka, sepertinya cukup dapat dipastikan bahwa gaji pejabat sebesar apapun takkan pernah meredam keinginan untuk “menyelipkan” uang ke saku pribadinya..

tapi tentunya, tulisan ini tak hanya diperuntukkan bagi KORUPTOR se-Indonesia, tapi juga buat semua orang, termasuk aq, untuk menyelipkan sedikit kesadaran tentang jenis ketidakpuasan mana yang layak untuk dipenuhi..

_isti_





liburan ternyata bisa membosankan ya..

27 01 2009

Manusia memang tak pernah puas ya. saat hujan, menggerutu ingin berhenti saja air yang terus membasahi bumi. saat kemarau, marah juga dan bertanya-tanya sebenranya hujan niat untuk turun berapa lama lagi..

seperti halnya aq, masih saja menjadi manusia yang tak berpuas diri. saat waktu dipenuhi jadwal kuliah, ingin segera saja berada pada waktu liburan. dan saat ini, liburan kulewati dengan bersungut-sungut, membosankan ternyata..

saatnya menyadari sepertinya memang kita harus selalu menikmati apa yang kita punya, menikmati hari yang kita lewati. karena bila tidak begitu, kita takkan pernah puas. seharusnya saat ini, aq bertanggung jawab akan waktu yang kulewati dengan membosankan. masih banyak yang harus kulakukan (menghadapi semester 8), yang ternyata aku sadari bahwa aq belum mempersiapkan apa-apa..

jadi, kapan mau mulai untuk berpuas diri dan melakukan yang terbaik..

_isti_





cerita tentang kepintaran,,

27 01 2009

lama pernah kudengar kata-kata mengenai tema kepintaran. seseorang menyebutkan bahwa orang yang mengaku atau merasa dirinya pintar maka sebenarnya dia tidak tahu apa-apa..
hal itu mengingatkanku akan pepatah mengenai pencarian ilmu yang berawal dari buaian sampai dengan liang lahat. maka benarlah, saat kita merasa diri kita pintar, maka kita takkan mencari ilmu lagi, karena kita merasa kita telah menggenggam dunia dengan kepintaran kita..
hingga aq mengasosiasikannya dengan EQ. ternyata benar, orang yang IQ nya tinggi tapi tak dibarengi dengan EQ, agak susah buat sukses atau bahagia. Einstein pun mengaku IQ bukan jadi hal yang utama, karena kecerdasan emosi mampu mengolah masalah menjadi seolah lebih indah..
balik lagi pada persoalan tadi, saat kita mengakui kita orang yang pintar, sepertinya terlihat agak menyombongkan diri, hal ini memang berkenaan langsung dengan EQ. lalu, memang hal yang terjadi selanjutnya adalah kita merasa cukup dengan ilmu yang dimiliki. hingga kita malas untuk mencari ilmu lebih banyak..
kita seolah tak mengetahui apa-apa memang. jika kita merasa pintar, maka kita akan ketinggalan. meskipun pada awalnya mungkin kita pintar, tapi dunia ternyata terus berputar tanpa kita inginkan, tanpa kita sadari dan terus meninggalkan kita yang sombong dengan ilmu yang kita miliki..
sekarang, saat kita hubungkan dengan Dzat pemilik ilmu, Tuhan. ilmu kita tak pernah akan bisa sebanding dengan Dia, maka kesombongan membuat manusia ‘punah’. dibanding manusia lain pun, saat kita sombong, maka habislah kita..
saatnyalah kita sadar, perlukah kita sombong akan kepntaran kita? padahal ilmu kita hanya buih di tengal samudera ilmu milik-Nya?

_isti_





penderitaan GAZA

20 01 2009

meski sekarang bantuan bisa masuk, dokter relawan bisa masuk, sepertinya negara Palestina takkan pernah bisa tenang sebelum ISRAEL berubah pikiran dan mencari tempat lain untuk ditempati. karena saat mood mereka buruk lagi, mungkin mereka akan “lempar2in lagi bom” sebagai ulah iseng mereka..

jadi, mereka g akan pernah merasa tenang. apalagi kehilangan keluarga mereka, eman mereka, saudara mereka, guru mereka, murid mereka, rumah mereka..penderitaan itu msih akan ad, g tiba2 israel mundur, trus semuanya selesai. TIDAK, saudara2!

tp insyaAllah, mereka bisa melewati itu semua. karna Allah “ada” di hati mereka. .mereka insyaAllah bisa kluar dr penderitaan itu, dari kesedihan itu dan mereka bisa lebih kuat melawan orang yang mendzalimi mereka..

mudah2an orang2 yang meninggal termasuk orang2 yg syahid, amin…

_isti_