waktu menerbangkan usia

16 08 2011

Terkadang qta lupa kalau usia qta semakin hari semakin berkurang.bahkan bukan semakin hari, tapi setiap detik menunjukkan berkurangnya jatah qta hidup. bukankah hidup qta telah ada deadline nya?

DEADLINE itu menunjukkan batas akhir hidup qta. tetapi Allah tidak memberi tahu kapan deadline hidup qta. sehingga qta menjadi terlalu santai..

padahal seperti qta lihat, gambar bunga itu terkena angin

angin itu menerbangkan satu demi satu bagian tubuhnya..
bukankah usia qta pun sedemikian samanya?
waktu ‘menerbangkan’ usia qta satu demi satu. hingga usia qta mencapai deadline..

oleh karena itu, sadarilah bahwa kematian itu semakin dekat. dan sadarilah dealine hidup qta begitu menjadi misteri. sehingga qta selalu berupaya melakukan yg terbaik..





Ramadhan

6 08 2011

Alhamdulillah. usiaku sampai pada ramadhan kali ini..
bukankah ada begitu banyak keindahan dan kemulyaan pada bulan ini..
bulan dengan nilai 1000 bulan..
bulan dengan pahala berlipat mulai dari 10-700 x lipat..
bukankah ini bulan yang dapat menarik kita untuk menjadi lebih baik..
maka, sudah waktunya qta melangkah, untuk menjadi lebih baik n_n
langkah sekarang untuk selamanya..





Langit biru

11 07 2011

senyum aku melihat kau datang, kawan..

kau harus menepati janjimu..

kita akan bertemu lagi di sini..

di tempat yang langitnya selalu biru..

_isti_





lelap

11 07 2011

lelap ingin kurasakan lagi..

tapi geming..

sirna semua yang telah kulakukan..

hanya karena satu kesalahan..

parah. ternyata hanya mimpi buruk..

sepertinya aku sadari.mimpi itu membangunkanku

kesalahan itu tidak boleh kuperbuat..

bukankan menyesal tak ada artinya nanti

_Isti_

 





senja..

11 07 2011

Langit itu berwarna jingga, kawan

Warnanya mengungkap kesuraman sekaligus sesuatu yang terang

aku suka senja

aku tak bermasalah dengan gelap yang disongsongnya

aku hanya menyukainya

ketenangan warnanya

bukan begitu?

aku pikir setiap kita berbeda

tak masalah

aku suka senja

oranye-nya

kuningnya

sekaligus gelapnya

_isti_





ecrire encore

6 03 2011

le poeme..

je vais ecrire beaucoup de poeme..

c’est bien…

je veux ecrire encore..

encore…





langkah tertatih, berjalan, berlari, melesat bagai kilat…

6 03 2011

langit hitam, kelam

hatiku hitam kelam

itu dulu

kuingin hatiku yang sekarang telah putih

kuwarnai dengan lukisan indah

tanganku tak mampu melukis memang

tp langkah tertatihku membuuat coretan itu membentuk gambar yang hebat

tentu saja Tuhan tak pernah membiarkan langkah tertatihku tanpa nilai

semua bernilai, tentu saja

langkah tertatih, berjalan, berlari, melesat bagai kilat…

_isti_





kangen menulis

6 03 2011

lama…

lama sekali aq tidak menulis..

entah karena alasan apa, apakah karena aq tidak punya modem, atau tidak punya waktu, ataukah apa?

aq tak peduli lagi akan alasan yang menghalangiku menulis…

aq hanya ingin kembali menggoreskan (tentu saja dalam arti kiasan, karena bisa rusak laptop ini, jika dengan barbar aq menggores, bukan mengetik huruf di atas keyboard) tulisan apapun, bermakna, tidak bermakna, indah, tidak indah…

aq kangen menulis





BUKAN HANYA ALAMKU

14 07 2009


Kertas-kertas berhamburan di sekitarku

Tak puas akan tulisan yang kubuat

Semuanya tak bisa menggambarkan perasaan

Kekalutanku, kemarahanku, kekesalanku

Setiap hari mulutku berbusa

Menceramahi setiap orang yang kukenal

Kuingatkan akan kegawatan bahaya ini

Bahaya pemanasan global

Tak boleh ini, tak boleh itu

Jangan begini, jangan begitu

Sepertinya semua usaha telah kucoba

Tapi, begitu banyak yang keras kepala

Manusia memang seperti itu

Keras kepala

Tak peduli lebih tepatnya

Padahal semua itu kulakukan untuk kebaikan

Bagaimana mungkin kehidupan akan berubah

Beetransformasi jadi lebih baik

Jika dalam pikiran mereka hanya keegoisan

Yang mengalir dalam darah hanya ketakpedulian

Aku yang benar sendiri di sini

Akulah yang kan jadi pahlawan alam ini

Lihat saja, mereka akan berterima kasih padaku

Karena perubahan yang kulakukan

Tiba-tiba kebanggaanku rontok

Ibarat tulang osteoporosis di iklan susu itu

Rasa malu menjalar ke seluruh tubuh

Meluluhlantakkan egoku

Mereka bilang aku yang sok pahlawan

Padahal sampah kertas yang kubuang

Yang kusia-siakan

Sama dengan menghabiskan pohon dengan sia-sia

Kertas-kertas tadi

Yang kuserakkan di lantai kamarku

Memenuhi meja belajarku

Hanyalah untuk keegoisanku

Aku yang sok merasa benar ini

Malah melakukan kesalahan yang sama

Dengan mereka

Orang di luar sana

Aku seharusnya berkaca diri

Kesombongan yang mengaliri darahku

Bukanlah hal terpuji

Lebih baik aku bergabung dengan organisasi yang ada

Yang benar-benar peduli

Tak usahlah aku sok pahlawan sendiri

Ya, karena ini bukan hanya alamku

Tapi alam kami semua

Bukan hanya untuk kehidupanku

Tapi kehidupan kami, tentu saja

_Isti_





SIKAP YANG TEPAT GUNA

14 07 2009


Kata-kata kadang tak berguna memang

Seringkali tak dibarengi sikap yang berarti

Ketakutan melaju cepat dalam diri

Ketakutan akan bencana

Padahal semua itu terjadi karena ulah kita

Kesadaran akan hal itu memang diperlukan

Semua bencana alam dipicu oleh keegoisan kita

Banjir, kebakaran hutan, apalagi?

Mungkin saatnya kita membungkam mulut

Daripada hanya menyalahkan dan menyesal

Rupanya kata-kata ajakan lebih tepat guna

Tentu contoh sikap bermakna

Untuk memperbaiki semua

Aku tak ingin lagi menyaksikan penderitaan anak-anak

Karena kehilangan barang berharganya

Akibat air yang menenggelamkan dan menyapu semua yang tersisa

Tak suka aku membayangkan orang tua menekan dadanya

Karena tak bisa bernapas dengan sehat

Akibat polusi menghitamkan oksigen yang tadinya tak berwarna

_Isti_





KEKUATAN LUAR BIASA

14 07 2009

Karbon dioksida berputar-putar di napasku

Sesak aku dibuatnya

Tanganku meronta, menggapai-gapai

Kucoba mencari-cari oksigen

Masih tak berwarna atau sudah habis semua

Saat aku tersadar, aku ada di lapangan luas

Yang sepertinya pernah jadi hutan

Penuh bekas pohon besar digergaji mesin

Tak kupikirkan lagi lingkaran di pohon

Yang menunjukkan usianya yang sangat tua

Kenapa kakiku terendam? Ini hutan atau kolam renang

Tak ingin aku membayangkan semua itu terjadi nanti

Lebih baik aku mulai memperhatikan lingkunganku

Alam terkecil yang bisa mencegah semua bayangan menakutkan itu

Usaha terkecilku mampu menjadi kekuatan besar

Memperbaiki semua ini

Apalagi usaha yang lebih besar tentu saja mampu berkembang

Ya, berkembang menjadi kekuatan luar biasa

Tentunya dengan bantuan manusia lain

Kekuatan yang luar biasa besarnya

Dan besar luar biasanya

_Isti_





TUNJUKKAN JALAN KELUAR

14 07 2009

Aku bangun dari tidur panjangku

Kaget mendengar suara mahluk kecil itu

Memekakkan gendang telingaku

Suara apa itu, tak kukenal

Kaget itu berubah

Tak ada lagi kata yang sanggup menerobos mulutku

Semua terpasung, terkungkung

Pedih menyeruak dari diriku

Hantaman penderitaan seolah menghancurkanku

Musik yang sama sekali tak menarik itu

Dia dendangkan tanpa henti

Sambil menunggu kendaraan berhenti

Aku ada dimana sebenarnya

Ternyata hanya dalam bis sesak penumpang

Yang pusing mendengarkan suara pengamen kecil serak

Aku duduk di sini

Menyandang ransel berisi pengetahuan dan materi

Usiaku tak lebih tua dari dia

Tapi, nasib kami begitu berjarak

Seolah terpisah panjangnya tembok Cina

Dia di sini, aku berdiri di sisi sana

Kumal, tak pernah sekolah sepertinya

Merangkak, meraba-raba senar

Yang tak pernah dia pelajari satu not pun

Pedih mengiris-iris tubuhku

Ulu hatiku terkena pukulan gada

Sadar aku begitu banyak jenis mereka di luar kehidupanku

Meski ada juga yang nasibnya lebih beruntung dariku

Aku berteriak-teriak

“ Tunjukkan jalan keluar!”

Bahuku diguncang tangan lembut

Senyum ibuku mengembang di kursi sebelahku

Aku ternyata masih tidur

Meski semua yang kulihat bukan mimpi

Ya, tunjukkanlah jalan keluar bagi mereka

Karena ku masih belum bisa berbuat apa-apa untuk mereka

Anak-anak jalanan

Yang mungkin tangan lembut ibu saja tak pernah dirasakan

Tiba-tiba tangisku pecah

Ku hanya bisa menangis dan berdoa untuk mereka

Yang bisa mengecap kehidupan lebih layak

Dengan bantuan para kaya di sini

Yang tersebar di mana-mana

Pasti ada jalan keluar

_Isti_








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.